Tolak sawan adalah jamu tradisional yang digunakan untuk mengatasi kondisi tubuh yang lemas atau kejang-kejang, yang seringkali disebabkan oleh ketegangan saraf atau gangguan pada sistem peredaran darah. Berikut adalah ramuan jamu tolak sawan yang bisa dicoba:
Bahan-bahan:
- Jahe (1 ruas jari) – untuk menghangatkan tubuh dan meredakan rasa mual.
- Kunyit (1 ruas jari) – memiliki sifat antiinflamasi dan membantu memperbaiki peredaran darah.
- Daun pegagan (10-15 lembar) – untuk meredakan gangguan saraf dan memperbaiki fungsi otak.
- Daun sambiloto (5-7 lembar) – dikenal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlancar peredaran darah.
- Air kelapa hijau (1 gelas) – sebagai cairan dasar yang menyegarkan dan menenangkan tubuh.
- Madu (1-2 sendok makan) – sebagai pemanis alami dan penambah energi.
Cara Membuat:
- Cuci bersih semua bahan yang diperlukan, seperti jahe, kunyit, daun pegagan, dan daun sambiloto.
- Geprek jahe dan kunyit untuk mengeluarkan sari-sarinya.
- Rebus air kelapa hijau dengan daun pegagan, daun sambiloto, jahe, dan kunyit selama 10-15 menit.
- Setelah air rebusan mendidih dan bahan-bahannya matang, saring airnya dan tuangkan ke dalam gelas.
- Tambahkan madu sesuai selera dan aduk rata.
Cara Konsumsi:
Minumlah jamu ini dalam keadaan hangat, 1-2 kali sehari, terutama ketika merasa lelah atau setelah beraktivitas berat.
Jamu ini diharapkan dapat membantu menyeimbangkan tubuh dan meredakan gejala sawan atau gangguan saraf ringan. Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis jika gejala sawan berlanjut atau berat.